«

»

Jun 20 2016

Ramadhan Mubarak Ala Abah Anton: Berbagi Bersama 18 Ribu Anak Yatim Dan Warga Duafa

Ramadan Mubarak Abah Anton

Abah Anton, dari atas panggung selain berbagai sedekah juga memberi semangat kepada warganya dalam pembagian sedekah keluarga besarnya pada Minggu (19/06/16)


Minggu (19/06/16) kemarin menjadi hari berkah bagi sekitar 18 ribu warga Malang penerima sedekah Keluarga H.M. Anton. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya secara pribadi Abah Anton yang juga Walikota Malang tersebut, kembali membagikan sedekah kepada anak Yatim dan warga Duafa. Tahun ini terasa makin luar biasa. Selain jumlahnya yang jauh lebih besar, pembagiannya juga terpusat yakni di Hall Baiduri Sepah Cafe & Resto yang tak jauh dari kediaman mantan pengusaha tetes tebu tersebut.

Pantauan media ini dilokasi pada sekitar pukul 11, meski hujan masih menyisakan rintik-rintik tak menghalangi animo warga. Berbekal selembar undangan, warga dari 57 kelurahan itu berduyun-duyun mendatangi lokasi pembagian baik secara berombongan maupun sendiri-sendiri. Beberapa yang tak berbekal payung, terlihat berlari-lari kecil. Mereka berseberangan dengan warga lain yang justru telah menggendong paket sedekah, karena pembagian di sesi pertama sejak pagi tadi baru saja usai.

Seperti direncanakan, pembagian ribuan paket sembako tersebut memang dijadwalkan dalam 3 sesi dan dibagi berdasarkan wilayah kecamatan. Dimulai pada pukul 07.00 – 10.00 wib untuk calon penerima yang bermukim di wilayah Kecamatan Kedungkandang dan Kecamatan Sukun. Kemudian, pukul 11.00 – 13.00 wib untuk wilayah Kecamatan Blimbing dan Kecamatan Klojen, sedangkan  pukul 15.00 – 17.00 untuk wilayah Kecamatan Lowokwaru plus anak yatim piatu. Sementara di akhir kegiatan ditutup dengan buka bersama Abah Anton dengan masyarakat, seluruh SKPD, Lurah serta Forkopimda

Tak pelak, sejak pagi mobilitas warga di jalan Baiduri Sepah meningkat tajam. Begitu memasuki jalan Baiduri Pandan, Parkir motor dan puluhan mikrolet biru terlihat berjajar bahkan hingga sekitar Taman Wisata Tlogomas dan ujung jalan Baiduri Sepah. Arus kendaraan di jalan raya Tlogomas juga terlihat lambat merayap. Petugas dari Dishub, Polantas dan Satpol PP bahu membahu mengendalikan jalur padat yang mengarah ke Kota Batu itu.

Sementara itu, suasana di Hall tempat pembagian terlihat lebih marak lagi. Panitia harus berkali-kali memperingatkan warga untuk tetap duduk dan tertib. Namun begitu, hingga pembagian di sesi ke-2 ini usai sekitar pk. 14.30 wib, suasana tetap terkendali dan tidak terjadi insiden apapun. Perencanaan teknis yang matang dan jumlah panitia yang juga besar terlihat sangat dominan berperan mengimbangi antusiasme ribuan warga.

Mbah Salu, salah seorang penerima paket sembako asal Embong Brantas mengaku sangat bahagia. “Alhamdulillah, mugi-mugi Abah Anton awet (menjabat), barokah lan katah rejekine”, ujar nenek yang masih bekerja di salah satu rumah makan di Stasiun Kota Baru itu. Tenaganya yang mulai renta terlihat berat menggendong 5 kg beras, 1 kg gula pasir dan 2 liter minyak goreng dalam kantong warna merah itu. Wajahnya yang berbinar-binar tak jua mampu menutup rautnya yang terlihat lelah.

Doa nenek Salu mungkin mewakili doa 18 ribu penerima sedekah lainnya. Bahkan, mungkin juga harapan seluruh warga Ngalam. Semoga saja! (mazipiend|kelkidal)


please, share it by :

facebook twitter