MENGINTIP ALUN-ALUN KOTA MALANG DI H-1 MENJELANG PERESMIAN

the front face of alun-alun


Sehari menjelang diresmikannya Alun-alun Kota Malang oleh Walikota Abah Anton pada Rabu (17/06) petang besok, kesiapan taman kota di Jl. Merdeka itu terlihat semakin matang. Di area taman yang masih tertutup dengan pagar seng bergelombang tersebut, tidak banyak lagi pekerja yang beraktivitas. Beberapa pekerja proyek tersebut bahkan terlihat bersendau gurau. Menandakan tidak ada lagi pekerjaan krusial yang harus diselesaikan.

Kursi Alun alun KotaJustru yang terlihat menonjol adalah beberapa petugas DKP Kota Malang yang tersebar di beberapa sudut. Ada yang mencoba menyalakan lampu-lampu taman, ada yang hilir mudik dengan gerobak sampahnya, bahkan beberapa diantara mereka terlihat memeriksa kran penyiram rumput. Pasukan kebersihan berseragam hijau tersebut ditugaskan untuk memastikan bahwa taman legendaris tersebut memang benar-benar siap untuk menyamput perhelatan besok.

Pantauan media ini di lapangan, secara umum face-of wajah Alun-alun Kota yang dikerjakan sejak pertengahan Januari lalu itu tidak terlalu banyak mereposisi titik-titik penting taman yang dibiaya dari dana CSR BRI itu. Kolam bundar plus air mancur tetap sebagai titik sentralnya, dengan bench batu alam melingkar di sisi-sisi area tersebut. Termasuk keempat akses masuk taman di masing-masing sisi tetap di pertahankan. Di kanan-kiri jalan berpaving selebar 6 m tersebut malah dilengkapi dengan beberapa kursi taman bergaya klasik. Makin menambah kesan sebagai taman yang terbuka dan bersahabat.

Kios Kuno Alun alunJuga beberapa ikon penting yang memang sejak awal dipertahankan karena nilai historikalnya. Seperti pohon-pohon Jati besar nan tua, kios kuno di keempat sudut taman tersebut, juga ratusan merpati dengan beberapa menara kandangnya yang makin terlihat cantik.

Perubahan mencolok terlihat pada beranda depan dan akses utama yang sebelumnya terletak di bagian Timur atau menghadap bagian belakang Kantor Kabupaten Malang. Kini teras utama tersebut direposisi ke sisi utara yang menghadap Kantor Pajak dan Gedung BI yang memang merupakan bangunan haritage. Apalagi pada bagian tersebut telah ada jembatan penyeberangan setinggi 6 meter yang menghubungkan dua kawasan bersejarah itu.

Beberapa fasilitas baru terlihat makin melengkapi destinasi wisata keluarga ini. Selain wahana permainan anak dan area lesehan komunitas di bagian Barat, fasilitas penggemar skateboard juga tersedia di bagian Timur. Tracking berpaving di tempat inipun terasa lbih nyaman, karena ketinggiannya tidak lagi berlevel seperti dulu.

Air mancur alun alunPuluhan lampu taman dan tempat duduk santai juga tersebar di hampir semua area taman berbudged 5,9 miliar ini. Dapat dibayangkan suasananya saat malam. Perpaduan antara permainan air mancur dan lampu hias tentu sangat menarik. Apalagi konon air mancur yang didatangkan secara khusus dari Singapore itu juga dilengkapi dengan musik ber-sound canggih. Sehingga kemudian disebut dengan air mancur menari.

So, penasaran dan ingin melihat kinyis-kinyisnya kemegahan Alun-alun Kota Malang? Datang saja pada peresmiannya besok petang! Sekalian dilanjutkan dengan tarawih malam ramadhan pertama di Masjid Jami’ yang bersebelahan dengan taman legendaris tersebut. Pasti akan menjadi pengalaman menyambut ramadhan yang paling mengesankan! (mazipiend|kelkidal)


Foto-foto lainnya:
IMG20150616120802
IMG20150616152928
IMG20150616152806
IMG20150616152707
IMG20150616152703
IMG20150616152606
IMG20150616122807
IMG20150616122726
IMG20150616122646
IMG20150616122628
IMG20150616122541
IMG20150616122523
IMG20150616122351
IMG20150616122255
IMG20150616122236
IMG20150616122214
IMG20150616122140
IMG20150616122029
IMG20150616121950
IMG20150616121628

share its with :

facebook twitter