Site icon https://kelkiduldalem.malangkota.go.id/

Mobil Warta Alun-alun Malang, Cara Baru Mengembangkan Budaya Baca Masyarakat

Perpustakaan Keliling Alun-alun Malang


Sejak akhir Juli lalu di Alun-alun Malang telah hadir wahana baru, tepatnya di akses utama bagian selatan yang berhadapan dengan Kantor Pos Besar Malang. Wahana tersebut berupa mobil baca berikut berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Mobil putih jenis Toyota Hiace bergambar dunia anak dan bertuliskan Mobil Warta itu terlihat begitu mencolok. Dilengkapi 2 tenda knockdown warna hijau berikut karpet merah sebagai alas lesehan. Meski terlihat belum representatif, jadilah sebuah wahana edukatif baru yang nyaman bagi keluarga.

Diantara semilirnya udara segar alun-alun, membaca buku pustaka sambil “membebaskan” sang anak bermain secara kreatif di tempat itu, tentu sangat mengasyikkan. Selain buku pustaka berbagai tema, beberapa perlengkapan kreatifitas anak memang tersedia di wahana yang dikelola oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah tersebut.

Sebagaimana terlihat saat media ini berkunjung ke wahana itu pada Rabu (18/08) pekan lalu. Sekitar tiga keluarga beserta anak-anak mereka terlihat sangat enjoy memanfaatkan beberapa fasilitas yang ada. Tampak seorang ibu muda sedang membaca seraya beberapa kali menengok putrinya yang asyik menyusun mainan plastik warna-warni. Di ujung lainnya seorang laki-laki terlihat sabar menemani sang buah hati bermain bidak-bidak catur. 

Ya bagus!, anak saya tadi mau mewarna kebetulan habis kertasnya”, ujar sang ibu muda itu saat ditanya kesannya tentang wahana baru tersebut. Wanita berjilbab bernama Umi Hanik yang berdomisili di daerah Blimbing itu untuk beberapa saat menghentikan keasyikannya membaca. Ia mengaku telah dua kali datang bersama buah hatinya dan menikmati wahana baca tersebut.

Mobil baca yang merupakan perpustakaan keliling itu memang dihadirkan setiap hari di Alun-alun Malang. Buka mulai jam 09.00 – 16.00 pada hari Senin-Kamis, jam 09.00 – 15.00 pada hari Jum’at- Sabtu dan 10.00-16.00 di hari Minggu. Dari buku tamu yang ada menunjukkan bahwa rata-rata pengunjung setiap hari di tempat itu sekitar 50 orang. Angka itu makin berlipat saat akhir pekan atau ketika liburan.

Hari itu sekitar satu jam setelah buka, telah 10 orang pengunjung yang menuliskan namanya di buku tamu berukulan folio tersebut. Tidak banyak informasi lain yang berhasil kami peroleh di tempat itu. Petugas yang saat itu berjaga adalah dua siswa SMKN 6 Malang yang sedang melaksanakan Prakerin.

Maaf saya baru beberapa hari bertugas di sini”, ujar Roni salah seorang siswa tersebut agak nervous saat ditanya tentang koleksi bacaan yang terlihat di dua rak kayu dalam mobil putih itu. Siswa magang itu juga mengaku tidak begitu tahu tentang fasilitas bermain anak yang ada di situ.

Dari informasi di website resmi Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah menyebutkan bahwa di Perpustakaan Keliling yang ditempatkan di Alun-alun Malang itu tersedia sekitar 500 eksemplar buku pustaka yang disiapkan untuk keperluan baca di tempat.

Di website yang beralamat di digilib.malangkota.go.id itu juga menyebutkan tentang fasilitas multimedia untuk pemutaran film edukasi dan dongeng (tentative) ceria, cerdas dan cemerlang menuju Malang bermartabat melalui budaya membaca buku.

Apapun itu, penyediaan wahana baca di ruang-ruang publik seperti itu semakin meningkatkan kredibilitas Malang sebagai Kota Pendidikan. Sebelumnya, perpustakaan/ taman baca di Taman Trunojoyo juga mendapat sambutan yang positif dari masyarakat. Agaknya, inilah cara baru Pemkot Malang dalam mengembangkan budaya membaca guna meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya warganya.(mazipiend|kelkidal)


Foto-foto lain Mobil Baca dan Alun-alun Malang

share its with :

Exit mobile version