Memantapkan Infrastruktur Telematika, Diskominfo Gelar Workshop

IMG20151111091410

Kepala Diskominfo saat membuka kegiatan di Hotel Savana (11/11)


Bertempat di Ruang Pinus Hotel Savana, Dinas Komunikasi dan Informatika pada Rabu (11/11) kemarin menggelar Workshop Monitoring dan Evaluasi Infrastuktur Telematika Kota Malang Tahun 2015. Diikuti 100an lebih peserta, kegiatan yang ditujukan untuk memantapkan kinerja Pemkot Malang dalam memberikan pelayanan yang berbasis TIK itu menghadirkan 2 orang narasumber yang sangat berkompeten. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dalam sambutan pembukaan menyampaikan pentingnya pemantapan infrastruktur TIK bagi Pemkot Malang. Terutama kaitannya dengan implementasi e-governemen yang sangat ini tengah dibangun secara serius oleh pemerintah kota yang dipimpin oleh duet Abah Anton- Sutiaji ini. “Semua SKPD telah terkoneksi layanan internet, sehingga tidak ada alasan untuk berkata tidak dalam menghadirkan layanan kepada masyarakat yang berkualitas melalui TIK”, tegas Zulkifli Amrizal, S.Sos., M.Si sang kepala dinas.

Kegiatan diawali dengan pemaparan hasil monitoring yang telah dilakukan oleh dinas yang berkantor di Perkantoran Terpadu Gedung A Lt.4 Tlogowaru ini. Hasil pengumpulan data yang dilakukan pada April- Mei melalui kuisioner terhadap semua SKPD di lingkungan Pemkot Malang itu disampaikan oleh Setiawan Junaidi dari Seksi Analisa dan Evaluasi Bid. Aptika Diskominfo.

Disesi berikutnya Aditya Bhawiyuga, S.Kom, MS. memaparkan tentang konsepsi SMART CITY. Merujuk pengamatannya di Korea, lulusan magister Logistic IT Pusan Nat. Univ. Korsel itu memaparkan kebutuhan dan potensi Kota Malang sebagai Smart City. “Infrastruktur telematika yang terintegrasi menjadi tuntutan tak terelakkan bagi sebuah Smart City, dan Kota Malang telah memulainya”, tutur sarjana Teknik Informatika ITS itu.

Pemaparan materi terakhir disampaikan oleh narasumber dari PT. Telkom, yakni Gede Arkha Puniatmaja. Salah seorang manager BUMN plat merah tersebut menyampaikan kesiapan PT. Telkom Tbk. untuk melayani kebutuhan infrastruktur TIK pemerintahan. “Pada dasarnya ketika kita berbicara ICT atau TIK maka kita sesungguhnya membicarakan 3 C. Yaitu Computer, Communication/connecting dan Content’,  tutur pria kelahiran Bali namun besar di NTT ini.

“Mengutip arahan bapak menteri (Menkominfo), bahwa PT. Tekom sebagai satu-satunya perusahaan telekomunikasi yang masih berbendera merah putih, kini telah memiliki divisi khusus yang menangani kebutuhan TIK/ ICT pemerintahan”, tutur pria yang juga lulusan ITS tersebut diakhir paparannya yang cukup mengasikkan.

Melalui workshop ini, pengembangan infrastruktur telematika Pemkot Malang menuju implementasi e-governement diharapkan semakin solid dan mantap. Sehingga pelayanan prima di masing-masing SKPD sebagaimana harapan masyarakat benar-benar terwujud. (mazipiend|kelkidal)


please, share its with :

facebook twitter