Inilah Salah Satu Cara Menggeliatkan UKM di Kidul Dalem

IMG20151224122312

Salah satu narasumber menyampaikan materi Pemasaran Online sebagai alternatif pemasaran yang cukup prospektif


Kegairahan pelaku UKM di Kelurahan Kidul Dalem mulai menggeliat. Setidaknya itu terlihat di Aula Kelurahan Kidul Dalem pada Kamis(24/12) lalu. Kembali STIKES Maharani menggandeng Kelurahan Kidul Dalem dalam implementasi Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA).

Kegiatan kali ini diorientasikan pada penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembinaan UMKM. Bertajuk “Pelatihan Penyusunan Ijin Usaha dan Pemasaran Produk”, kegiatan ini dihadiri tak kurang dari 20 peserta. Terdiri dari pelaku UKM dan para kader Posdaya di wilayah Kidul Dalem.

Dibuka secara resmi oleh Ketua STIKES Maharani, Dr. Aman Ardjito Endarso, S.KM., pelatihan yang digeber sejak pk. 09.00 wib ini membawa pesan kuat bahwa STIKES dengan 4 Prodi (S1 Keperawatan, S1 Profesi Ners, D3 Analisis Kesehatan dan D3 Kebidanan) tersebut, bersama Kelurahan Kidul Dalem bertekad untuk berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya melalui kemandirian ekonomi. “Dalam kontek usaha pemberdayaan ekonomi, POSDAYA akan memfasilitasi peningkatan permodalan bagi UMKM melalui kredit di Bank UMKM Jatim”, ujar mantan Direktur RSSA Malang tersebut seraya menelisik permasalahan klasik yang banyak dikeluhkan oleh pelaku UKM.

Sementara itu Lurah Kidul Dalem, Dedy Tri Wahyudi S.P., S.STP. dalam sambutannya menekankan bahwa Ijin Usaha diperlukan untuk memberi jaminan hukum bagi para pelaku usaha, tak terkecuali UMKM. “Sudah bukan waktunya lagi berfikir apa yang akan kita jual. Melainkan bagaimana usaha-usaha ekonomi kita, selain mampu meningkatkan taraf hidup namun juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi keberlangsungannya”, ujarnya menyinggung pentingnya sebuah ijin usaha.

Menghadirkan dua narasumber yang sangat berkompeten. Salahsatunya Dyah Rahmawati, SP. Perempuan berjilbab pemilik usaha holtikultura yang cukup moncer di kawasan Wonokoyo ini menyampaikan materi dengan judul “Pangan dan Industri Rumah Tangga (P-IRT)”. Selain mengulas tentang pentingnya sertifikasi P-IRT bagi para wirausahawan di bidang Pangan dan Industri Rumah Tangga, di akhir sesi ini peserta juga dipandu untuk bersama-sama mensimulasikan cara pengisian formulir permohonan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) yang akan di ajukan ke Dinas Kesehatan.

Sesi berikutnya materi dan narasumbernya-meminjam istilah marketing motivator – tak kalah dasyat!.  Menghadirkan Marliyoni Azar (31), pelaku bisnis online yang cukup sukses di Malang raya. Lelaki ramah dengan 3 putra yang cukup kenyang asam garam dunia entrepreneurship ini, tampil cukup familier. Materi Pemasaran Online yang sebenarnya agak asing bagi para peserta, coba ia perkenalkan dengan pendekatan yang berbeda. Sehingga suasana menjadi lebih cair dan interaktif.

Pengalamannya sebagai motivator juga mampu membuat peserta pelatihan yang kebanyakan wirausahawan tradisional tersebut, menjadi mulai terbuka terhadap dunia wirausaha yang memang terus berkembang.

“Modal penting bagi seorang usahawan adalah (perasaan) senang dengan usahanya. Syukur-syukur jika usaha yang digelutinya adalah hobi yang menghasilkan uang. Dengan perasaan senang itu kita menjadi mau untuk terus berkembang mengikuti jaman”, ujar pemilik PT. Barnard Sukses Mandiri tersebut saat berbincang dengan media ini.

Setidaknya melalui pelatihan yang berakhir hingga sore ini, POSDAYA benar-benar mampu membuat para peserta mendapatkan pencerahan yang sangat berarti, khususnya bagi upaya kemandirian ekonominya.(mazipiend|kelkidal).


please, share its with :

facebook twitter