Membangun Generasi Muda Inspiratif dalam Fasilitasi Kegiatan Karang Taruna Tahun 2016

Karang Taruna Kidul Dalem

Mas Kariyadi berinteraksi dengan peserta dalam Pembinaan dan Fasilitasi Kegiatan Karang Taruna tahun 2016 di Kel. Kidul Dalem pada Minggu (13/03) kemarin.


Marilah merubah sudut pandang kita menjadi lebih kreatif”, ujar mas Kariyadi berapi-api di depan puluhan muda-mudi di Aula Kel. Kidul Dalem pada Minggu (13/03) kemarin. “Dalam sudut pandang generasi inspiratif, seekor nyamuk tidak hanya menimbulkan keluh kesah lho!. Tetapi membuatnya berpikir dan menggerakannya untuk melakukan sesuatu. Maka kemudian kita kenal adanya obat nyamuk seperti sekarang ini”, sambung pemuda aktif asal Bareng yang menjadi Narasumber dalam Pembinaan dan Fasilitasi Kegiatan Karang Taruna Tahun 2016 yang dihadiri hampir 50-an muda-mudi dari 8 RW itu.

Pemuda disabilitas tersebut memang telah berkecimpung dengan giat muda-mudi sejak tahun 1987. Bahkan, ia pernah diundang ke istana untuk menerima penghargaan langsung dari Presiden RI karena berhasil membawa Karang Taruna Whika Batara (Kel. Bareng) yang dipimpinnya meraih Juara I Teladan Nasional pada tahun 1997. Tidak heran, ia mampu tampil cukup interaktif dan terlihat gaul dengan muda-mudi dalam kegiatan tersebut. Sambil tetap bertopang pada krek setianya, lelaki yang juga penah mendapat Piagam Guinness Book  Of  Records dengan aksi Jalan Merangkak Malang-Jakarta pada tahun 1988 itu, menyampaikan paparannya: “ Membangun Generasi Muda Inspiratif”. Ia benar-benar berusaha “mengusik” inspirasi muda-mudi Kidul Dalem agar kembali bangkit melalui kegiatan Karang Taruna.

Sebagaimana diungkap Lurah Kidul Dalem Dedy Tri Wahyudi S.P., S.STP, dalam sambutan pembukaanya pada kesempatan tersebut bahwa Karang Taruna Kidul Dalem memang sedang perlu peningkatan. “Harapan kami Karang Taruna ini bukan sekedar ada. tetapi benar-benar sebagai wadah pembinaan kepribadian dan pembangunan karakter. Melalui kegiatan hari ini, kami sangat berharap Karang Taruna yang boleh dikata sedang vakum ini agar dapat dihidupkan kembali”, harap alumni STPDN ini serius dalam kegiatan yang digelar Kelurahan Kidul Dalem itu.

Jika mas Kariyadi, seorang pemuda disabilitas mampu menggerakkan potensi karang taruna untuk melakukan perubahan di lingkungannya, apalagi muda-mudi Kel. Kidul Dalem yang pada kegiatan kemarin terlihat cukup smart dan cakap. Dengan semangat, soliditas, dan kepedulian mereka, plus dukungan dari berbagai komponen di wilayah ini, niscaya Karang Taruna ini bukan saja mampu untuk bangkit tetapi benar-benar dapat memberikan warna pada pembangunan masyarakat Kidul Dalem.

Sejarah telah membuktikan bahwa Gedung Sociteit Concordia (Sarinah Plaza, sekarang) yang berada di wilayah ini, pada  25 Februari – 6 Maret 1947 menjadi saksi bisu berlangsungnya Sidang Pleno ke-5 KNIP yang kemudian turut memberi warna perjalanan sejarah bangsa ini. Keterlibatan semangat dan soliditas pemuda Kidul Dalem pada saat itu dalam turut mempersiapkan hajatan bangsa tersebut, membuat Kota Malang kemudian memiliki catatan manis dalam sejarah bangsa. Dan, lagi-lagi ini adalah tentang semangat pemuda, khususnya semangat kera-kera Ngalam.

Jadi dari sejarahnya, gen aktif-inspiratif sesungguhnya memang telah mengalir turun-temurun dalam darah generasi muda Kidul Dalem. Melalui kegiatan tersebut Kelurahan Kidul Dalem hanya bermaksud “mencubitnya” agar spirit itu menggeliat kembali. Setidaknya sosok mas Kariyadi mampu memberi inspiratif. Semoga!(mazipiend|kelkidal)