Miss Earth Indonesia Ajak Warga Malang Diet Plastik Rame-rame

Diet Kantong Plastik

Miss Earth Indonesia 2015 Cordella Fidelia saat menjadi pemateri kegiatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM di Kel. Kidul Dalem


Sampah Plastik, masih menjadi masalah lingkungan yang cukup pelik hingga saat ini. Dibutuhkan waktu antara 500 hingga 1000 tahun untuk membuatnya benar-benar terurai di alam, karena tak ada bakteri yang mampu menghasilkan enzim yang dapat menghancurkan polymernya. Padahal faktanya material plastik memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari kita. Sehingga menggunakan plastik secara bijak dan terbatas sangat penting untuk dijadikan gerakan bersama warga Malang. Ajakan itulah yang disampaikan oleh Miss Earth Indonesia 2015 Cordella Fidelia dalam kegiatan sosialisasi sadar lingkungan bertema: “Yuk Diet Plastik Rame-rame” di Aula Kelurahan Kidul Dalem pada Kamis (26/05/2016).

Kenapa saya antusias, karena yang datang (menjadi peserta) adalah ibu-ibu. Dan ibu-ibu adalah penghasil sampah kantong plastik tertinggi”, ujar dara cantik itu mengawali paparannya berjudul “Sampah Versus Us” itu.

Tak kurang dari 65 ibu-ibu Kader PKK dan Kader Lingkungan masing-masing RW. menyesaki aula di lantai 2 tersebut. Beberapa diantaranya terlihat mengarahkan hp ke arah sosok wanita cantik tersebut untuk memotretnya. Selain Lurah Kidul Dalem, tampak hadir pula Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Kota Malang, Ir. Siti Nurmala. Dalam sambutannya pejabat yang bermukim di daerah Griya Shanta itu mengemukakan pentingnya pengelolaan sampah, khususnya limbah plastik tersebut. Sehingga, sampah bukan hanya jadi sumber masalah namun juga dapat dimanfaatkan secara kreatif sehingga memiliki nilai ekonomis.

Di kota Malang ini setiap hari menghasilkan sampah kurang lebih 650 ton, dan hanya nol koma sekian persen saja yang dimanfaatkan kembali baik melalui daur ulang, dijadikan kompos maupun upaya lainnya”, ujar wanita berjilbab tersebut menggambarkan betapa besarnya problematika sampah, atau justru malah menjadi potensi jika mampu dikelola dengan cerdik. Karena sepanjang kehidupan manusia masih berlangsung, selama itu pula masalah sampah akan terus mengiringi.

daur ulang

Para peserta terlihat serius berlatih merangkai limbah daur ulang untuk menjadi barang berdaya guna

Selain mendatangkan Miss Earth Indonesia 2015 yang memang asli arema, narasumber lainnya adalah beberapa aktivis dari Hilo Green Malang. Komunitas pecinta lingkungan tersebut lebih banyak memaparkan bagaimana menekan penggunaan kantong plastik di kalangan ibu-ibu. Membawa tas belanja sendiri adalah langkah paling efektif untuk mengurangi penggunaan kantong plastik belanja. Salah satunya dengan membawa tas belanja unik karya sendiri. Itulah yang coba mereka tularkan melalui pelatihan pembuatan tas belanja unik dari kaos tak terpakai. Di sesi terakhir peserta juga mendapatkan pelatihan pemanfaatan limbah menjadi berbagai barang kreatif hingga memiliki nilai guna.

Kegiatan yang diprakarsai oleh 7 mahasiswa praktikan Publik Relation Ilmu Komunikasi Univ. Muhammadiyah Malang ini merupakan bagian dari kegiatan akedemik mereka berupa Praktek Event. Kegiatan tersebut berlangsung sangat gayeng dan berakhir hingga tengah hari. Para mahasiswa tersebut sangat bersyukur dengan antusiasme ibu-ibu peserta yang menurutnya diluar ekspektasi mereka.

Sangat luar biasa… Kami terharu dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah membuat acara ini berlangsung sukses”, ujar Fairus Safitri, sang Ketua Panitia dengan mimik tulus saat berpamitan. Semoga antusiasme mereka benar-benar berlanjut menjadi habituasi nyata dalam kehidupan sehari-hari. (mazipiend|kelkidal)


please, share its by :

facebook twitter