“Arema Day” di Pemkot Malang!

Hut Arema di Pemkot Malang

Apel Istimewa. Apel Rutin PNS di Pemkot pada Kamis (11/08/16) kemarin terasa istimewa karena juga diikuti oleh Manajemen dan Tim Arema


11 Agustus 2016 is AREMA DAY, benar-benar harinya Arema. Sepinya jalanan dari ritual konvoi rutin tahunan -tiap 11 Agustus untuk merayakan HUT Arema- tak mengurangi nuansa “biru” Kota Malang. Setidaknya itu yang terlihat di Pemkot Malang. Hari itu semua pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Malang tampil beda dengan kostum dan pernak-pernik Aremania. Jaket, Jersey, T-Shirt, Topi, atau syal berlogo singo edan atau bertuliskan Arema/ Aremania menjadi “pakaian resmi” mereka.

Di Kamis istimewa itu, Balaikota di Jl. Tugu memang menjadi epicentrum baru euforia kebahagiaan Arema dan Aremania. Selain mengharuskan jajarannya memakai kostum Aremania, Abah Anton secara khusus juga mengundang Manajemen dan Tim Arema serta perwakilan Aremania dalam Apel pagi rutin di Balaikota. Walikota asli Arema (Arek Malang) itu secara mengejutkan memberikan apresiasi kepada Arema dan para legendaris Aremania.

Kado istimewa dari Abahe Aremania itu berupa sumbangan uang tunai sebesar 50 juta rupiah yang diterima langsung oleh General Manager Arema Rudy Widodo. Selain itu Walikota smiling tersebut juga memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang berkontribusi atas soliditas Aremania. Mereka adalah Ovan Tobing (Mantan Manager), Anto Baret (Aremania di Jakarta), Yuli Sumpil (Dirigen Aremania), Cak No (Sukarno, drummer Aremania), El Kepet dan Alm.Tembel (Aktivis Aremania).

Apresiasi nyata dari orang nomor satu di Pemkot Malang tersebut tentu menjadi suntikan semangat tersendiri bagi Bustomi, dkk. menjelang keberangkatan mereka ke Palembang untuk melakoni lanjutan kompetisi TSC melawan Sriwijaya FC pada Minggu malam nanti. Laga big match tersebut juga menjadi ajang nobar di depan Kantor Arema dalam rangkaian peringatan HUT Arema ini. Baca juga:

Inilah Acara Lengkap HUT ke-29 Arema!

Sementara itu, selain di Balaikota nuansa kebanggaan biru Arema juga terasa di kantor-kantor kelurahan. Spirit dan optimisme Singo Edan seolah terpancar dari wajah-wajah aparaturnya. Semangat itu mewujud dalam rupa senyum dan keramahan pelayanan mereka kepada warga. Wargapun merasa bangga dan lebih dekat dengan mereka.

“Seneng mas, terasa makin akrab gitu”, ujar Zainudin, seorang warga Embong Brantas yang siang itu mengurus Surat Kematian istrinya di Kantor Kelurahan Kidul Dalem. Iapun berharap agar di Ultahnya yang ke-29 ini, Arema benar-benar menjadi aset masyarakat Malang. Artinya mampu berkontribusi bagi kemajuan masyarakat dan Kota Malang tercinta.

Harapan yang tak berlebihan bukan? Semoga Sam! Tamales Ngalu Nuhar Aremaku, Aremamu dan Arema kita semua. (mazipiend|kelkidal).


Aksi Narsis Aremania Aparatur:

tulisan terkait:

5 Icon “Singo Ter-Edan” di Bumi Arema

please, share its by :

facebook twitter
dan dukung website kami di polling AIKID Award 2016
webterbaik