Wow, Kota Malang Terpilih Sebagai Kota Dengan Udara Terbersih di Asia

Wali Kota Malang Moch. Anton_Foto_Muhammad Aminuddin_detikcom

Walikota Malang, Moch. Anton dalam salahsatu acara (Foto: Muhammad Aminudin/detik.com)


Berita yang benar-benar “menyejukkan” datang dari publik internasional. Sebagaimana dilansir http://news.detik.com/ edisi 09/10/2016, hasil riset lembaga non pemerintahan (non government organization/NGO) The Clean Cities Air Partnership Program (CCAP) yang diinisiasi oleh Clean Air Asia, menyebutkan bahwa Kota Malang bersama empat kota lain di Benua Asia ditempatkan sebagai kota-kota yang memiliki udara terbersih di Asia.

Kota Malang terpilih bersama lima kota lainnya. Penghargaan diinisiasi oleh Clean Air Asia,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Malang Agus Edy Putranto, Minggu (9/10/2016).

Selain kota Malang, ke-empat kota lainnya tersebut adalah Kota Baguio, Kota Iloilo, dan State Rosa in Laguna, yang ketiganya berada di Philipina, serta Kota Kathmandu di negara Nepal. Agus mengungkapkan, penghargaan tersebut akan diberikan secara langsung oleh Eksekutif Direktur Clean Air Asia kepada Wali Kota Malang Moch. Anton pada 12 Oktober 2016 di Kota Malang.

Kota-kota yang terpilih akan menjadi pilot areas atau percontohan yang penghargaannya akan diberikan kepada walikota secara langsung,” ujar mantan Kasatpol PP ini.

Wali Kota Malang Moch. Anton menyatakan, prestasi yang diraih ini merupakan kebanggaan bagi seluruh warga Kota Malang. Dimana dunia internasional sudah mengenal dan memperhatikan Kota Malang dengan sesungguhnya.
Ini (penghargaan) juga buah dari komitmen bersama untuk terus mengasrikan dan mempercantik wajah kota (taman), menggalakkan penghijauan termasuk mengharuskan mahasiswa baru untuk menyumbangkan bibit tanaman, menciptakan kampung kampung yang asri dan bersinar,” sebut Anton terpisah.

Dia mencontohkan, kampung Glintung Go Green (3G) dimana melakukan sebuah perubahan wajah kampung dari kumuh menjadi bersih dan sehat.

“Seperti Glintung Go Green perkampungan melakukan pemberdayaan dan kepedulian warga terhadap lingkungannya. Ada lagi gerakan sekolah hijau (Go Green School), serta ragam gerakan hijau dan bersih (green and clean) lainnya,” ungkap Anton penuh semangat.

Sebelumnya, konsep Kampung 3G dan Kampung Wisata Jodipan juga mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena dianggap sangat inovatif dan layak jadi percontohan nasional. Kesuksesan Kampung 3G dan Kampung Wisata Jodipan yang menarik perhatian nasional merupakan bukti nyata bahwa dengan penataan lingkungan yang baik berbasiskan potensi sosial berupa kerukunan antar warga dan kepedulian kepada lingkungan akan berdampak positif kepada citra kota dan masyarakatnya.

Walikota Malang, HM. Ir. Anton, menyadari hal tersebut. Walikota berlatar pengusaha itu memiliki cara unik dalam memajukan Kota Malang. Ketika beberapa daerah lainnya masih banyak menggunakan paradigma top down, yakni program dari pemerintah dijalankan masyarakat. Anton, justru sebaliknya lebih memilih paradigma bottom up, yakni menggali ide dan kreatifitas masyarakat untuk dijadikan program pemerintah.

Lebih dari itu program-program tersebut kemudian disinergikan dengan beberapa elemen lain seperti para pakar dan akademisi. Dan, sebagaimana diketahui hasilnya justru lebih maksimal dan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Kalau program itu dari masyarakat, maka mereka akan serius untuk menjalankannya, berbeda ketika program itu dari pemerintah kepada masyarakat,” kata politisi PKB tersebut sebagaimana dikutip dari laman news.detik.com kemarin.

Udara bersih dan sehat sebagaimana diakui oleh dunia internasional itu adalah aset tak ternilai bagi warga dan Kota Malang. Dia adalah titipan Allah SWT. untuk anak cucu dan generasi berikutnya yang mesti dirawat dan dijaga bersama. Jangan biarkan lagi kepentingan ekonomi dan kapitalis mengorbankan lingkungan hidup kita. Warga kota harus menjadi garda terdepan menjaga keseimbangan lingkungan hidupnya. (mazipiend|kelkidal).


please, share its by :

facebook twitter