Cerdas Sosial, Cerdas Spiritual, dan Cerdas Intelektual Dalam Peringatan HUT SMANTI Ke-65

Camat Klojen, Drs. Subali, M.Si dan Kadindik, Dra. Zubaidah, M.Si diapit para alumni dan Kasek SMA Negeri 3 Malang dalam upacara HUT SMANTI ke-65 (08/08)


Bulan Agustus memang bulan yang istimewa, khususnya bagi Keluarga besar SMA Negeri 3 Malang (SMANTI). Tak hanya hari Kemerdekaan Indonesia, namun hari ulang tahun sekolah di Jl. Sultan Agung Utara No. 7 tersebut juga ada di bulan tersebut.Tepatnya hari ini, Selasa (08/08) sekolah yang kini dipimpin oleh Dra. Hj. Asri Widiapsari, M.Pd itu merayakan hari jadinya yang ke-65.

Berbagai rangkaian kegiatan telah disusun dan digelar. Setelah akhir pekan kemarin (05/08) mengadakan kegiatan jalan santai dan bakti sosial bertajuk B-Carity, sekolah yang beberapa kali meraih prestasi internasional tersebut pagi ini menggelar Upacara dan Tasyakuran Memperingati HUT SMA Negeri Malang Ke-65.

Bertempat di lapangan basket, upacara tahunan tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika, alumni serta segenap keluarga besar SMANTI. Bahkan tak kurang Camat Klojen, Drs. Subali, M. Si dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Zubaidah, M.Si turut hadir. Walikota Malang yang juga direncanakan turut dalam kegiatan tersebut, menitipkan salam dan permohonan maaf karena pada kesempatan yang sama harus menerima kunjungan pejabat dari pusat.

Inspektur upacara, Dra. Hj. Asri Widiapsari, M. Pd dalam amanatnya menekankan 3 hal penting yang diusung Bhawikarsu (sebutan lain SMANTI) sebagai tema peringatan HUT-nya kali ini. Sekaligus sebagai komitmen sekolah tersebut dalam upayanya terus menghasilkan lulusan calon pemimpin masa depan.

SMA Negeri 3 Malang akan senantiasa mengembangkan dan membekali peserta didiknya dengan kecerdasan spiritual, sosial dan intelektual, yang dilandasi dengan semangat menghormati yang tua dan mengasihi yang mudah. Itulah tema peringatan HUT SMANTI tahun ini“, ujar Dra. Asri dihadapan peserta upacara.

Pemimpin masa depan bhawikarsu harus memiliki 3 hal tersebut, (dan) akan terwujud dengan penghormatan kepada yang tua dengan figur teladan tentunya, dan menyayangi yang muda“, sambung sang kepala sekolah.

Lebih lanjut dalam kesempatan yang sama Kadindik Kota Malang, Dra. Zubaidah, M.Si juga berharap SMAN 3 Malang tetap mampu menjaga marwahnya sebagai kawah candradimuka calon-calon pemimpin di berbagai bidang dan berbagai tingkatan.

SMA Negeri 3 Malang harus tetap (terus) mencetak pemimpin-pemimpin di indonesia maupun lebih luas lagi (internasional), dengan tetap membawa (nama) Kota Malang bermartabat“, ujar pejabat ramah tersebut berpesan. Meski pengelolaan SMA kini telah beralih menjadi kewenangan Pemprov., namun menurut Kepala Dinas Pendidikan wanita pertama di Kota Malang tersebut, sinergitas dalam hal peningkatan kualitas pendidikan warga Kota Malang harus tetap diperkuat.

Guru dan Pahlawan Bhawikarsu yang telah purna tugas sast menerima tali asih dalam upacara peringatan HUT SMANTI ke-65 tahun ini

Dalam upacara tersebut selain diwarnai dengan pelepasan burung sebagai simbol pengharapan atas prestasi SMANTI agar terus melambung. Juga dilakukan pemberian tali asih bagi guru SMANTI yang telah purnah tugas di sepanjang tahun ini. Para pahlawan Bhawikarsu tersebut diantaranya adalah: Dra. Sri Poerwani H., Dra. Poerwati Budi Utami, Drs. Hartono, Drs. Harywanto, Dra. Tri Rahayu Udjiani, dan Dra. Suyati. Semangat mereka, sebagaimana para pahlawan tanpa tanda jasa lainnya, dalam mematri setiap pejuang Bhawikarsu akan tetap terkenang sepanjang jaman.

Dirgahayu Bhawikarsu ke-65. Generasi emas Kota Malang harus terus terlahir dari rahimmu. (mazipiend|kelkiduldalem)