Uniknya Pembagian Beras Prasejahtera Daerah (Rasda) di Kec. Klojen

Walikota Malang, Abah Anton dan Camat Klojen bersama para Gakin Penerima Program Beras Prasejahtera (Rasda) Kota Malang, di Aula Kec. Klojen (10/08)


Jangan memiskinkan diri, tidak boleh! Agar (program ini) bisa memberi manfaat bagi masyarakat yang memang berhak. Tidak salah sasaran“, pesan Walikota Malang, H. Moch. Anton dalam sambutan singkatnya pada kegiatan Pemberian Bantuan Beras Pra Sejahtera Daerah (Rasda) Kota Malang Tahun 2017 di Aula Kantor Kec. Klojen, Jl. Surabaya No. 3 Kota Malang.

Kegiatan yang digelar Dinas Sosial Kota Malang tersebut berlangsung pagi ini (10/08). Menurut salah seorang PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) yang terlibat dalam kegiatan tersebut, setidaknya sekitar 300 Gakin (keluaga miskin) telah diundang. Warga-warga prasejahterah tersebut berasal dari 6 kelurahan diantara 11 kelurahan yang ada di Kec. Klojen.

Kelurahan Kidul Dalem, Rampal Celaket, Samaan, Sukoharjo, Penanggungan, dan Kelurahan Kauman“, ujar Saiful, salah seorang PSM asal Kidul Dalem di sela-sela acara. Mereka dipilih berdasar data terbaru yang telah tervalidasi oleh Dinas Sosial. Beberapa yang sepuh terlihat disertai keluarganya. 

(Nama-nama penerima) berdasar update data yang terus divalidasi, agar masyarakat yang sudah mampu tidak (lagi) menerima dan (dapat) diberikan kepada yang berhak“, sambung Walikota yang lebih akrab disapa Abah Anton tersebut.

Meski hanya sekitar 15 menit berada di Kantor Kecamatan yang dipimpin Drs. Agus Subali, M. Si tersebut, Abah Anton mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat maupun aparatur di kecamatan. Maklum, mereka menanti N 1 tersebut sejak pagi hari. Sementara Abah Anton yang saat itu berkemeja putih baru memasuki ruangan Aula sekitar pk. 10.43 wib.

Usai menyampaikan sambutan dan motivasinya kepada warga calon penerima Rasda tersebut, Abah Anton meminta 10 orang warga klojen yang hadir untuk maju kedepan dan akan diberi hadiah. Meski awalnya malu-malu, merekapun antusias maju untuk menjawab pertanyaan orang nomor satu di Pemkot Malang itu.

Abah Anton saat berinteraksi dan memberi hadiah kejutan kepada warga Gakin di Kec. Klojen (10/08).

Beberapa kejadian lucu sempat mewarnai ketika Abah Anton berinteraksi mengajukan pertanyaan sebelum memberikan hadiahnya. Salahsatu warga sempat gigi palsunya hendak copot sangking antusiasnya menerima amplop dari sang Walikota.

Juga seorang warga Kiduldalem sempat gelagapan ketika ditanya nama lurahnya. “Siapa nama lurah Kiduldalem?”, tanya Abah Anton. Perempuan sepuh itupun terlihat kebingungan beberapa saat. Spontan Lurah Kidul Dalem berlari kehadapan warganya itu dan menunjukkan nama dada kepadanya. Namun ia tak segera menjawab karena ternyata kesulitan membaca, hingga kemudian dibisiki beberapa orang disebelahnya. “Pak Johan !”, jawabnya sambil tersenyum karena dapat angpow sang Abah.

Sebagaimana Program Ranstra yang bersumber APBN, dalam Prog. Rasda yang bersumber APBD ini para penerima manfaat akan memperoleh 15 kg beras yang dikemas dalam 3 plastik berukuran 5 kg. Sebagaimana dikatakan Abah Anton dalam sambutannya, bahwa kegiatan ini harus membawa manfaat dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat miskin. Syaratnya harus tepat sasaran dan tak ada penyimpangan. Dan, masyarakat Kota Malang dapat bersama-sama mengawal dan mengawasinya. (mazipiend|kelkiduldalem)