Bantuan Bedah Rumah Veteran, Senyum Lebar Mantan Pejuang!

IMG-20150928-WA0020

Rumah sederhana P. Mustari Sang Veteran, sesaat sebelum “dibedah”


Program bantuan bedah rumah bagi veteran yang merupakan realisasi MoU antara Kodam V Brawijaya dengan beberapa BUMN menyentuh wilayah Kelurahan Kidul Dalem. Adalah Pak Mustari, salah seorang veteran warga RT. 03/ RW. 06 Kel. Kidul Dalem yang mendapat berkah dari kerjasama bertajuk “BUMN Hadir Untuk Negeri” tersebut.

Jum’at (25/09) lalu, dengan disaksikan Pengurus LVRI Malang puluhan tentara Kodim 0833 dan warga bahu-membahu merobohkan rumah petak pria renta yang masih terlihat bugar tersebut. Tak sampai setengah hari, klenengan sederhana berukuran 4×5 m2 di atas gorong-gorong di bibir sungai brantas itupun rata dengan tanah. Menyisakan lantai bertegel kusam dan seonggokan matrial bongkaran, serta pandangan curam Sungai Brantas dengan “Buk Gludug”-nya.

Pak Mustari sang menghuni petak itu bersama putri bungsu tercintanya untuk sementara waktu diungsikan ke rumah putri ketiganya di daerah Jl. Mawar- Lowokwaru. Meski tetangga sebelah rumahnya mengaku telah menawarkan sebuah rumah kosong untuk ditempati selama proyek bedah rumah itu berlangsung. Namun sang tokoh pejuang dengan lima orang anak dari dua orang istri itupun bersikukuh enggan.

Namung kangge nyalap barang-barange mawon!(hanya menitipkan barangnya saja)”, ujar ibu Kamari sang tetangga seraya menunjukkan rumah kosong miliknya yang kini dihuni barang-barang milik P. Mustari.

Saat media ini turut meninjau lokasi bersama Kasi Pembangunan & Trantib Kelurahan, Babinsa, dan Babinkamtibmas, proyek bedah rumah tersebut telah memasuki babak baru. Rabu (30/09) ini proses pembangunan bedah rumah itu telah dimulai. Terlihat dua orang pekerja sibuk memasang Kusen Pintu kayu bercat merah. Juga, 3 orang tenaga lokal sebagai pengusung material terlihat hilir-mudik mengangkut pasir-pasir dalam karung.

Hari ini dimulai pembangunannya. Sementara ini baru 2 orang pekerja, besok atau lusa kita tambah biar lebih cepat”, ujar P. Yudha, sang pelaksana proyek bernilai 40 juta tersebut. “Diperkirakan 3 minggu atau tidak sampai sebulan sudah selesai”, sambung pria berpolo hitam itu.

Topografi di lokasi yang sangat curam dengan kemiringan hampir 45o memang membawa kesulitan tersendiri, terutama dalam hal mobilitas barang dan material. Lebih-lebih jika musim hujan keburu datang, tentu akan sangat mengganggu kelancaran proyek sosial ini. Penyelesaian proyek sesuai target benar-benar sangat diharapkan. Sehingga, senyum lebar Pak Mustari sang pejuang tak semakin lama tertahan.(mazipiend|kelkidal)

 


Foto-foto Proses Pembongkaran & Awal Pembangunan
IMG-20150928-WA0011
IMG-20150928-WA0012
IMG-20150928-WA0014
IMG-20150928-WA0018
IMG-20150928-WA0019
IMG-20150928-WA0022
IMG-20150928-WA0025
IMG20150930095445
IMG20150930100711
IMG20150930095600
IMG20150930095742
IMG20150930095542
IMG20150930101203

share its with :

facebook twitter