Inilah Spot Baru Perayaan Pergantian Tahun di Kota Malang.

CFD Taman Idjen Boulevard

Kemeriahan CFD pada Minggu,27/12/2015 lalu (kiri), dan Wajah Baru Taman Idjen Boulevard dengan Spot Terbuka di tengahnya (kanan)


Jika setiap minggu pagi kawasan Jl. Idjen Boulevard biasa menjadi ajang Car Free Day atau populer disebut CFD, maka besok malam(31/12/2015) kawasan legendaris tersebut akan menjadi spot baru perayaan pergantian tahun yang disebut Car Free Night.

Sebagaimana CFD ajang ini juga dihelat oleh Jawa Pos Radar Malang- Polresta Malang dan Dishub Kota Malang. Car Free Night (CFN) juga akan memanfaatkan kawasan asri sepanjang kurang lebih 1 km tersebut sebagai tempat berkumpulnya warga. Bedanya jika CFD sebagai ajang olahraga dan rekreatif maka CFN menyuguhkan suasana gemebyar semarak menyambut tahun baru 2016.

Berdasarkan penelusuran media ini dari berbagai sumber, CFN akan di gelar mulai pk. 19.00 wib. s.d. 24.00 Wib. Menyuguhkan panggung hiburan musik dan kesenian dari seniman-seniman lokal. Tentu sebagaimana perayaan massal pergantian tahun pada umumnya, tiupan terompet dan hujan kembang api akan menjadi hiburan pamungkas dalam even tersebut.

Bahkan sebagaimana dimuat di Radar Malang hari ini (30/12), gelaran tinju amatir juga akan melengkapi pesta pergantian tahun tersebut. Setidaknya 10 petinju dari Pertina Kabupaten dan Kota Malang akan bertarung memperebutkan piala Ketua Pertina Kabupaten Malang.

Selain di Jl. Idjen Boulevard, konsentrasi massa tertinggi diprediksi masih berada di seputaran Alun-alun Malang, kawasan Alun-alun Tugu hingga depan Stasiun Kota Baru. Sementara kawasan lain yang menjadi jujugan berkumpulnya muda-mudi biasanya adalah Depan Taman Budaya di kawasan Soehat, Kawasan Velodrome di Sawojajar, dan juga Depan GOR Ken Arok di Kedungkandang.

Taman-taman terbuka yang kini semakin bagus dan banyak tersebar di beberapa sudut kota, juga diprediksi menjadi pilihan favorit masyarakat yang ingin berkumpul merayakan tahun baru bersama-sama. Taman Malabar, Taman Merjosari, Taman Mojolangu, dan tentu taman-taman di pusat kota lainnya.

Hanya saja ada hal yang sangat perlu menjadi perhatian bersama ketika even besar digelar Jl. Idjen Boulevard. Karena, selalu saja bunga dan taman yang sudah tertata di kawasan elite tersebut senantiasa menjadi korban dan rusak dengan berbagai skala. Lebih-lebih kawasan tersebut baru saja dipermak oleh DKP dan dilengkapi dengan spot terbuka yang indah. Sangat disayangkan apabila harus porak poranda sebelum diresmikan. Diperlukan kedewasaan semua pihak untuk tetap menjaga kawasan tersebut tetap ciamik.

Membanjirnya warga luar kota untuk merayakan tahun baru di Kota Malang diprediksi masih akan mewarnai perayaan pergantian tahun kali ini. Sehingga kemacetan dibeberapa ruas jalan masih akan menjadi pemandangan yang lazim. Namun, pemecahan keramaian yang diupayakan Pemkot Malang dengan menyerukan masing-masing Kecamatan untuk menggelar perayaan di wilayahnya, setidaknya mengurangi luberan massa di pusat kota. 

Kini, selain hotel, kafe atau karaoke yang lebih elitis dan juga menjanjikan semaraknya pergantian tahun, semakin banyak pula pilihan destinasi murah dan meriah bagi warga Kota Malang untuk bersama-sama menanti dan merayakan pergantian tahun kali ini.

Sekali lagi, dibutuhkan kesadaran dan kepedulian semua pihak untuk tetap menjaga asset keindahan dan kenyamanan kota, ditengah euforia perayaan tahun baru yang memang harus disambut dengan penuh semangat dan suka cita.(mazipiend|kelkidal).


please, share its with :

facebook twitter