«

»

Apr 13 2017

Mengenang dan Mendekatkan Kyai kepada Generasi Muda Melalui Blanggur Budaya

Ilustrasi WPAP

Pameran WPAP “Blanggur Budaya” Lesbumi PCNU Kota Malang, di Alun-Alun Malang. Cara kreatif agar generasi muda lebih mengenal Kyai.(13/04/17)


Ingin melihat ilustrasi wajah para legenda singo edan bersanding dengan Kyai dan Habib dalam format pop art?  Datang saja ke Alun-alun Malang! Sejak hari ini hingga besok (13-14 April), sebanyak 48 ilustrasi wajah Kyai dan Habib serta tokoh-tokoh legenda Malang dipamerkan secara terbuka di taman pusat kota tersebut.

Ilustrasi wajah tokoh yang sebagaian besar tak asing lagi bagi warga Malang itu bertebaran di area Alun-alun Malang melalui standing frame berukuran 2 meter persegi. Mulai ilustrasi wajah Gusdur, Kyai Hasyim As’ary, Bung Tomo, Munir (Pejuang HAM), Ian Antono hingga Cristian El Loco Gonzales, tampil artistik dalam gaya kontemporer penuh warna-warni dan garis-garis tegas khas aliran WPAP (Wedha’s Pop Art Potrait).

Pameran terbuka dan gratis itu digelar oleh Lesbumi (Lembaga Seniman dan Budayawan Muslim Indonesia) PCNU Kota Malang yang dikemas melalui kegiatan seni bertajuk “Blanggur Budaya”. Kegiatan dalam rangka menyambut Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-94 tahun tersebut dibuka oleh Walikota Malang, H.M. Anton, pagi tadi.

Sebenarnya kami ingin menampilkan lebih banyak lagi (gambar tokoh untuk dipamerkan). Harapannya generasi muda lebih mengenal Kyai, baik yang sudah meninggal maupun yang masih istiqomah membimbing bangsa ini”, ujar M. Berlian Al Hamid, Ketua Lesbumi PCNU Kota Malang di lokasi kegiatan.

Selain Pameran dan Pelatihan WPAP , kegiatan Blanggur Budaya tersebut juga dirangkaia dengan Lomba Mewarna TK/RA, Pelatihan Mendongeng, Apel Ansor Banser, dan puncaknya adalah Panggung Hiburan dan Sarasehan Budaya yang akan digelar pada sore hingga malam hari besok (14/04/17).

Jadi, tak ada salahnya jika Jum’at besok yang kebetulan juga bertepatan dengan libur hari besar keagamaan, anda agendakan untuk refreshing rohani bersama keluarga di kawasan Alun-alun Malang. Murah, meriah dan tentu edukatif. Setelah Sholat Jum’at di Masjid Agung Jami’ Malang, dapat berlanjut dengan jalan-jalan edukasi-religi di Alun-alun Malang. Mengenalkan para Kyai-Pejuang Bangsa kepada putra-putri kita, ataupun mengenang tokoh populer inspiratif Kota Malang lainnya melalui balutan seni ilustrasi pop art dalam pameran Blanggur Budaya tersebut. (mazipiend|kelkidal).



please, share its by :

facebook twitter